
Indeks dolar jatuh ke sekitar 99,5 pada hari Kamis, menandai penurunan harian keempat berturut-turut, karena kekhawatiran fiskal membebani sentimen.
Investor semakin tidak nyaman dengan anggaran yang diusulkan Trump, yang mencakup pemotongan pajak besar-besaran yang diproyeksikan akan menambah antara $3 triliun dan $5 triliun pada utang nasional.
Namun, undang-undang tersebut menemui hambatan politik karena beberapa anggota Partai Republik dari negara bagian biru memperingatkan bahwa mereka akan menahan dukungan kecuali RUU tersebut mencakup pengurangan yang lebih besar untuk pajak negara bagian dan lokal.
Tekanan lebih lanjut pada dolar datang dari lelang obligasi 20 tahun yang lesu, yang menandakan melemahnya permintaan untuk utang pemerintah AS dan memperkuat kekhawatiran bahwa investor asing dan domestik mungkin menarik diri dari aset AS.
Dalam perkembangan internasional, Menteri Keuangan Jepang Kato mengatakan dia tidak membahas nilai tukar dengan Menteri Keuangan AS Bessent selama pertemuan G7 di Kanada. Sementara itu, laporan menunjukkan AS menekan Korea Selatan untuk memperkenalkan langkah-langkah yang bertujuan untuk memperkuat won.(Cay)
Sumber: Trading Economi
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...